Keamanan siber merupakan tantangan dalam pembangunan di sektor ekonomi, sosial, dan politik untuk melaksanakan diplomasi kontemporer. Dalam konteks Indonesia, konflik siber berdasarkan ras, etnis, dan agama semakin sering terjadi, sehingga memberikan dampak pada keamanan nasional di ruang online atau dalam jaringan (daring) dan offline atau luar jaringan (luring). Dalam konteks global, Islamofobia dan terorisme meningkat pula dalam daring dan luring. Beberapa peristiwa terjadi di Prancis, Amerika Serikat, dan negara lain. Mengelola keamanan siber untuk negara merupakan isu yang sangat kompleks. Beberapa pendekatan dibutuhkan untuk melaksanakan mekanisme keamanan siber nasional, seperti keahlian teknis dalam keamanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), penegakan hukum, serta analisis politik dan sosial.

Penelitian ini menawarkan analisis dan penelitian tentang potensi TIK untuk membawa perubahan positif sebagai sarana diplomasi budaya dalam mempromosikan kearifan lokal untuk perdamaian dan keberagaman. Hal ini dapat diimplementasikan baik oleh negara maupun aktor lainnya. Tujuannya untuk mengatasi muatan negatif yang memprovokasi dan memperluas konflik berdasarkan etnis, ras, dan agama di Indonesia. Kebanyakan negara berkembang, seperti Indonesia, tampaknya memiliki kesulitan dalam mengelola aspek teknis keamanan siber. Misalnya kurangnya keahlian dalam literasi TIK dan keamanannya pada semua aktor, bahkan negara. Penegakan hukum berkaitan dengan keamanan siber juga merupakan masalah tersendiri. Selain pendekatan teknis dan regulasi, tulisan ini juga merekomendasikan penguatan mekanisme keamanan siber nasional Indonesia dengan pendekatan sosial budaya glocalization (berpikir global bertindak lokal), dengan menggunakan kearifan lokal dan mempromosikan perdamaian dan keberagaman untuk menciptakan norma internet yang dapat menjadi kerangka yang efektif untuk membangun perdamaian siber dalam diplomasi abad 21 di Indonesia.

Buku ini diterbitkan dalam 2 bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dan dapat dibaca melalui link ini:

Bahasa Indonesia : https://bit.ly/2suFNHr
dan English : https://bit.ly/2TVr3wN